Mengeksploitasi Pajero Sport, SUV baru Mitsubishi

Mengeksploitasi Pajero Sport

First Drive

KOMPAS.com – “Sayang ya, kok image double cabinnya kuat sekali.” Begitu bilang seorang teman melalui telepon saat melihat tampilan Pajero Sport Exceed di Kompas.com. Diakui oleh Direktur Pemasaran KTB Rizwan Alamsjah kalau medium SUV yang baru dari Mitsubishi ini platformnya memang Strada Triton. Malah Eichi Kaito, salah satu jajaran direksi KTB menegaskan kalau mulai dari depan Pajero Sport sampai kursi baris kedua masih sama persis dengan Triton.

Justru kekuatan image itu membuat PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku produsen Mitsubishi di Indonesia yakin Pajero Sport bakal mengikuti kesuksesan Strada Triton. Apalagi SUV yang disodorkan ke pasaran ini memiliki 7 kursi penumpang.

Dilengkapi INVECS dan Triple M
Tak cuma itu, Pajero Sport sebagai premium Sport Utility Vehicle (SUV) bisa dipakai sebagai kendaraan keluarga untuk berbagai aktivitas, menjadi partner dalam bisnis dan diajak menyalurkan hobi merambah trek off-road. Jadi, sesuai dengan konsepnya sebagai kendaraan all round.

Tampilan eksterior, terutama depan tak ada yang menguburkan ciri dari Strada Triton Exceed D-Cab. Hanya lebih mewah dan modern dipadu fender yang berotot, lekuk bodi yang dinamis, di atas atap ada roof rail serta footstep (Pijakan kaki).

Untuk interior, sedikit terkesan mewah dengan paduan balutan kulit warna Ageige dengan wooden Print panel, ditambah pada dasbord (bagian tengah dasbors) terdapat Multi Mode Meter. Suatu peralatan dengan layar menitor kecil yang diletak di bagian tengah dasbord. Fungsinya memberikan berbagai informasi mengenai kondisi di sekitar mobil.

Sementara mesin, masih mengusung model yang sudah lebih dulu dipakai Strada Triton. Yakni, 2.5 liter intercooler Turbocharger DOHC Cammon-Rail yang dipasang pada strada Triton Pajero Sport tipe Exceed MT 4×4, GLX MT 4×4 dan Exceed AT 4×2. Tenaga maksimal yang dihasilkan 136 hp dengan torsi 314 Nm

Trus, untuk yang 4WD dilengkapi dengan Super Select. Jadi, pengoperasiannya bisa sambil kendaraan jalan sampai batas kecepatan yang tidak tinggi. Teknologi ini juga ada pada New Ford Ranger yang baru di launching Mei ini juga.

Kalau pengemudi bosan dengan transmisi otomatis bisa dipindahkan ke sistem manual. Hal itu memungkinkan karena pada Pajero Sport ini dilengkapi INVECS II. Semacam Tiptronic yang di antaranya dipakai di Audi, BMW, Mazda atau PowerShift pada Ford serta X-tronic di Nissan X-Trail.

Jaga tenaga bawah
Untuk meyakinkan ketangguhan dan kenyamanan Pajero Sport, KTB memberi dua sesi test drive. Pertama, Kompas.com disetiri pereli kawakan dari Jepang, Hiroshi Matsuoka yang memakai transmisi manual. Kami diajak mengitari trek reli (jalanan bertanah) sepanjang 2,2 km di kawasan Mandala Pratama Permai Industri Estate di Dawuan, Cikampek.

Mantan juara reli Paris-Dakar itu tampak tidak ragu-ragu menguras tenaga mesin. Bahkan ketika manuver di tikungan, tingkat keolengan bodi sangat rendah. Termasuk juga goyangan bodi kala meliuk-liuk di tikungan “S”, sekalipun bagian belakang bodi sedikit sliding.

“Suspensinya sangat kuat dan handlingnya tajam,” jelas Matsuoka. Ia mengatakan ada teknologi dari Pajero yang diriset dan dikembangkan melalui ajang reli terganas “Paris-Dakar” terpasang pada Pajero Sport ini.

Penasaran, Kompas.com pun membuktikan kebenaran ucapan Matsuoka soal kenyamanan itu dalam first drive, tapi bukan di trek reli, melainkan lintasan aspal. Saat meliuk-liuk di jajaran kun dengan kecepatan 40 km/jam, memang gejala body rolling kecil sekali. Begitu juga menghajar  lubang yang lebar tapi tidak dalam, goncangan sangat kecil.

Kemudian, dalam jalur test drive itu disediakan trek untuk pengereman mendadak. Ketika dilakukan dengan kecepatan 80 km/jam, mobil berhenti meninggalkan jarak tidak lebih dari 20 meter. Penasaran, kecepatan ditingkatkan menjadi 100 km/jam, penambahan jarak tidak sampai dua kali lipat. Ini berkat sistem penghenti laju memakai ABS yang dilengkapi dengan EBD.

Hanya, tenaga bawah mesin perlu dijaga karena untuk mendapatkan akselerasinya butuh waktu. Ini yang Kompas.com rasakan ketika bersama Matsuoka. Ia menjaganya dengan dua cara. Pertama, mengerem sedekat mungkin pakai kaki kiri (left foot brake) atau tetap dengan kaki kanan, tapi kelima jari kaki di pedal kopling sedang tumitnya di pedal gas. Dengan begitu setiap ke luar tikungan selalu mendapat tenaga.

Nah, ketika Kompas.com dengan transmisi otomatis coba mendapatkan tenaga itu memainkan INVECS. Jadi, terasa tenaga turun, untuk mendongkraknya, tongkat transmisi dipindahkan ke manual. Dan begitu tenaga sudah didapat, segera pindahkan lagi ke “D”.

http://otomotif.kompas.com

Untuk Informasi produk kendaraan Mitsubishi di Wilayah Kalimantan Timur, hubungi Dealer Kami :

PT. MANDAU BERLIAN SEJATI
Mitsubishi MOTORS Authorized Dealer Wil. Kaltim
Jl. MT. Haryono- Ringroad, Balikpapan

Telp. 0542 – 875479
Fax. 0542-878786
CP: R. Yanto (Sales SPV)
HP. 0811531058 Flexi.  0542-7144179
Email : yanto.mbsblpp@gmail.com
This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s